Terjelajahi~Seorang bayi perempuan berhasil diselamatkan dari rahim ibunya
melalui operasi bedah sesar, setelah ibunya tewas akibat serangan udara
dari Israel di Jalur Gaza.
Bayi itu, yang belum diberi nama, sedang dirawat di rumah sakit, di
mana dokter mengatakan dia memiliki kesempatan untuk bertahan hidup
hanya sebesar50 persen, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya,
Sabtu (26/7), mengutip laporan BBC dua hari lalu.
"Saya sangat marah, saya sangat sedih. Saya merasa bayi ini seperti
anak saya sendiri," kata seorang dokter asal Palestina yang diwawancarai
oleh BBC.
Ledakan bom yang menewaskan ibu bayi itu terjadi di sebuah blok kecil
apartemen yang merupakan rumah bagi warga sipil, seperti dilaporkan
BBC. Serangan itu terjadi sekitar pukul 2.00 dini hari waktu setempat.
Konflik sudah berlangsung selama 19 hari di Gaza sejauh ini telah
menewaskan lebih dari 1.000 orang. Sebagian besar korban tewas adalah
warga sipil Palestina. Sementara itu, saat ini negara-negara kekuatan
dunia mencoba untuk menengahi gencatan senjata.



0 komentar:
Posting Komentar
Mari Kita Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Benar Tanpa Unsur SARA