Jerman
memastikan langkah mereka ke final Piala Dunia 2014 usai menghancurkan
Brasil 7-1 pada laga semifinal di Estadio Mineirao, Belo horizonte, Rabu
9 Juli 2014 dinihari. Bahkan, pada babak pertama, Jerman sudah unggul
lima gol tanpa balas hanya dalam waktu 25 menit saja!
Kegetiran dan tangisan harus dirasakan para suporter Brasil yang sejak awal berharap tim mereka bisa lolos. Mereka menangis pilu.
Sebaliknya, para suporter dan pemain Jerman bersuka cita menyambut final.
Kegetiran dan tangisan harus dirasakan para suporter Brasil yang sejak awal berharap tim mereka bisa lolos. Mereka menangis pilu.

Wanita ini termangu di tribun saat jeda pertandingan dengan keunggulan 5 gol untuk Jerman

Saat Jerman sudah unggul 3 gol, tangis suporter Brazil mulai pecah di fan fest di area stadion

Bocah yang menonton di fan fest ini menangis saat istirahat pertandingan dengan keunggulan Jerman 5-0

Pertandingan babak kedua masih berlangsung, namun banyak suporter Brazil di dalam Estadio Mineirao yang menangis

pemandangan lebih memilukan juga terlihat
di sekitar stadion setelah pertandingan usai. Bocah kecil ini menangis
perih sembari dihibur oleh ibunya yang merasa tersayat usai menyaksikan
timnas Brazil menjadi bulan-bulanan timnas Jerman

Suporter wanita yang menonton dalam
stadion ini sudah menangis histeris ketika melihat Toni Kroos mencetak
gol keempat Jerman pada menit ke 26
Sebaliknya, para suporter dan pemain Jerman bersuka cita menyambut final.

Sukacita fans Jerman di fans fest luar Stadion Mineirao menyambut gol pertama dari Thomas Mueller pada menit ke 11
Yang patut diperhatikan disini adalah para
pemain tim nasional Jerman tidak ada yang merayakan gol mereka secara
belebihan karena rasa simpati mereka buat Brazil. Sungguh sebuah sikap
yang terpuji.
Apakah runtuhnya jembatan layang dekat Estadio Mineirao beberapa hari sebelumnya menjadi pertanda kekalahan mengerikan dari Jerman?
(Associated Press)Sumber || terjelajahi.blogspot.com



0 komentar:
Posting Komentar
Mari Kita Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Benar Tanpa Unsur SARA