Idolanya itu memiliki rambut keriting yang lumayan trendi serta memakai kacamata hitam berbingkai.
Terjelajahi~Militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) punya idola baru. Tidak
seperti militan lainnya, idola yang dikenal dengan jihadis hipster itu
memiliki rambut keriting yang lumayan trendi serta memakai kacamata
hitam berbingkai. Anggota gerakan ISIS berjanggut itu diduga Islam Yaken
asal Mesir.
Melalui akun Twitter miliknya, Yaken mengunggah foto
sedang naik kuda sambil membawa senapan mesin di belakang serta
mengacungkan pedang. Foto lainnya menampilkan penggalan kepala manusia
yang di taruh dalam keranjang sambil memuji ISIS dan pemimpinnya, Abu
Bakr al-Baghdadi.
Namun di akun sosial media lainnya, Yaken terlihat seperti
pemuda normal lainnya yang mungkin sulit tertarik dengan gerakan
radikal semacam ISIS.
Menurut Telegraph, Islam Yaken adalah seorang
sarjana hukum di Mesir dan dibesarkan dalam keluarga kaya di
Kairo. Yaken mendapat pendidikan di sekolah berbahasa Prancis Lycée in
Heliopolis di wilayah Kairo dan melanjutkan pendidikan di Universitas
Ain Shams. Dia bisa berbicara bahasa Inggris dan Perancis.
Dia dikenal sebagai pemuda yang lucu tapi hormat pada
orang. Yaken juga memberi dukungannya kepada mantan presiden Mesir
Mohammed Morsi yang berasal dari gerakan Ikhwanul Muslimin. Salah satu
teman Yaken, Aliya Mikkawi menulis di Twitter "Kisah Islam Yaken ini
sangat menakutkan. Dia dulu satu sekolah dengan saya."
Yaken dilaporkan tinggal di sebuah apartemen milik orang
lain di kota Raqqa, Suriah yang menjadi markas ISIS. Dia ingin
keluarganya untuk bergabung dengannya. Dia mengatakan kepada ibunya
untuk tidak khawatir karena pemiliknya sudah pergi dan mati.
Namun banyak yang mempertanyakan keaslian cerita dan foto
Yaken jadi idola di ISIS. "Apakah kita yakin ini bukan tipuan? Apakah
orang ini berusaha mencari sensasi saja?" tulis akun lainnya.
Militan ISIS menyerbu sebuah pedesaan yang didominasi
Kristen dan sebuah wilayah semi otonom Kurdi baru-baru ini. Serangan itu
menyebabkan puluhan ribu warga sipil dan pejuang Kurdi melarikan diri
dari daerah tersebut.
ISIS berhasil menguasai sebagian besar Irak utara dan
barat melalui serangan besar-besaran pada Juni lalu. Bahkan kota
terbesar kedua di Irak, Mosul, juga sudah dikuasai. Serangan ISIS telah
mendorong Irak ke dalam krisis terburuk sejak penarikan pasukan AS pada
2011.



0 komentar:
Posting Komentar
Mari Kita Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Benar Tanpa Unsur SARA